Pahami Resiko Bisnis, Antisipasi Dan Raih Kesuksesan Anda

Antisipasi Resiko Bisnis – Dalam menjalankan sebuah roda bisnis, pengusaha dihadapkan pada dua kemungkinan, yaitu untung atau rugi. Meskipun seperti dua sisi mata uang yang bisa bergulir sewaktu-waktu, namun keuntungan dapat diakali dengan strategi dan kerugian dapat diantisipasi dengan memahami resikonya.

Pahami Resiko Bisnis, Antisipasi dan Raih Kesuksesan Anda

Pahami Resiko Bisnis, Antisipasi dan Raih Kesuksesan Anda

Dalam segala hal termasuk bisnis, tentu ada resiko-resiko yang menyertai dalam setiap keputusan yang diambil. Ada 4 resiko yang harus dipahami oleh seorang pengusaha, agar ia dapat menyadari situasi dan kondisinya lalu dapat mengambil langkah antisipasi yang diperlukan. Nah, berikut adalah deretan resiko bisnis yang harus disadari oleh seorang pengusaha.

1. Siap Rugi

Resiko pertama yang akan dihadapi oleh pelaku bisnis adalah kerugian. Resiko ini juga yang paling awal ditakutkan oleh orang-orang yang hendak memulai usaha. Tetap pada kenyataannya, semua pengusaha dan pebisnis menghadapi bahkan mengalami kerugian. Resiko rugi yang akan dihadapai seorang pengusaha ada 2 jenis, yaitu kerugian yang bersifat ringan dan kerugian yang sifatnya besar.

Hampir semua usaha mungkin pernah mengalami kerugian yang pertama yaitu kerugian yang tidak terlalu besar jumlahnya sehingga tidak membawa dampat buruk yang terlalu besar pula pada bisnis. Sedangkan kerugian kedua yaitu yang sampai mengantarkan sebuah usaha pada kebangkrutan. Namun pada kenyataannya, kerugian bisa menjadi sebuah pelajaran bagi pengusaha yang ingin sukses berbisnis, karena dari sana ia akan berusaha untuk survive dan memaksanya untuk terus belajar.

2. Siap Bersaing

Ketika sudah masuk ke pasaran, maka pengusaha akan mendapati banyak persaingan di dalamnya. Banyak usaha dengan produk yang sama dengan usaha milik kita. Sebuah hal lazim yang terjadi dalam dunia bisnis. Maka yang perlu disiapkan pertama adalah mental siap bersaing dan membuat produk usahanya memiliki ciri khas atau sesuatu yang dapat ditonjolkan. Tujuannya agar konsumen dapat mengenal produk kita ditengah persaingan pasar yang ketat. Ciri khas disini semacam karakteristik produk yang tidak dimiliki oleh produk lain yang sejenis. Sebab bila sebuah produk biasa saja tanpa memiliki ciri khas ditengah persaingan, maka akan sulit untuk ditandai oleh konsumen.

3. Siap bekerja keras

Resiko selanjutnya ialah siap bekerja keras. Dalam menjalankan bisnis, seorang pengusaha harus siap bekerja keras jika ingin bisnisnya berkembang dan berhasil. Terlebih lagi untuk yang baru memulai bisnisnya, tekad ini perlu dengan kuat ditanamkan di hati Anda. Sebab didalamnya Anda akan dituntut untuk konsisten dan berkomitmen dengan bisnis Anda, sabar dalam menghadapi konsumen, kreatif dalam menyusun strategi, bahkan dituntut perubahan sikap dan pola pikir yang mencerminkan seorang pengelola usaha. Maka selain tenaga yang diperlukan, kemauan untuk belajar pun tidak akan berhenti agar bisnis bisa terus berkembang.

4. Siap berstrategi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa di pasaran akan menemui banyak persaingan. Hal ini akan erat kaitannya dengan dibutuhkannya penyusunan strategi baik dalam produk, promosi maupun service atau pelayanan. Strategi diperlukan agar pengusaha dapat menarik konsumen lebih banyak dan efektif. Strategi yang digunakan tentunya strategi positif yang menunjukkan persaingan sehat dikalangan sesama pengusaha. Dalam menyusun strategi seorang pengusaha dapat belajar dari yang lebih berpengalaman dan sudah sukses di bidangnya. Selain itu juga bisa dari pengalaman kegagalannya sendiri ataupun orang lain.

Demikian di atas 4 resiko yang pasti akan dihadapai oleh seorang pengusaha. Dengan mengetahui resikonya, yang diharapkan adalah bukan menjadi takut melangkah, tetapi agar memahaminya, memperlajarinya, mengantisipasinya supaya bisa ikut bersaing di pasar yang lebih besar.