Kebudayaan Jawa Tengah Yang Populer Hingga Mancanegara

Kebudayaan Jawa Tengah Yang Populer Hingga MancanegaraJawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan budaya. Bahkan budayanya tidak hanya terkenal di Indonesia saja namun hingga manca negara. Terbukti, tak sedikit warga asing yang rela tinggal di sana untuk mempelajari budayanya. Nah terkait ragam budaya Jawa Tengah, berikut ini beberapa diantaranya yang terkenal hingga ke mancanegara.

Kebudayaan Jawa Tengah yang Populer Hingga Mancanegara

Kebudayaan Jawa Tengah yang Populer Hingga Mancanegara

1. Gamelan

Gamelan merupakan salah satu musik yang berasal dari jawa. Sebelum digubah oleh Sunan Bonang dulunya gamelan merupakan budaya Hindu. Dan, bicara tentang gamelan, salah satu tembang gamelan yang sangat populer hingga sekarang adalah yang berjudul Tombo Ati. Tembang tersebut merupakan karya asli dari Sunan Bonang, yang hingga saat ini tembang tersebut masih sering kita dengar.

Selain untuk pengajaran nilai islam, tentunya gamelan dipakai juga dalam berbagai pagelaran pentas, seperti misalnya pewayangan atau resepsi pernikahan, serta digunakan pula untuk acara ritual kebudayaan Keraton.

2. Wayang kulit

Budaya Jawa tengah selanjutnya, yang populer hingga ke luar negeri ialah wayang. Seni wayang merupakan kebudayaan asli yang timbul dari kepercayaan masyarakat jawa zaman dahulu. Perkembangan wayang mulai maju setelah kebudayaan Hindu masuk ke jawa.

Dalam Kitab Centini dijelaskan bahwa pertama kali wayang berasal dari Kerajaan Mameng Kediri yang saat itu dipimpin oleh Raja Jayabaya. Raja Jayabaya berusaha menggambarkan roh leluhur di atas daun lontar. Gambar tersebut di sadur dari candi Penataran Blitar. Relief cerita saat itu adalah cerita Ramayana. Cerita tersebut menarik perhatiannya karena notabene Raja Jayabaya merupakan penyembah dewa Wisnu. Karena hal tersebutlah mengakibatkan Raja Jayabaya menggambar wayang Batara Guru atau Sang Hyang Jagadnata. Wayang tersebut merupakan figur pertama yang diciptakan oleh Raja Jayabaya pada sekitar abad ke-10.

3. Keris

Pada zaman dulu keris merupakan symbol kekuatan dan harga diri seorang lelaki. Apabila seorang pria yang akan menikah tidak dapat hadir. Dia bisa diwakili oleh sebilah keris. Keris adalah lambang budaya pusaka masyarakat jawa. Pada satu sura, masyarakat percaya bahwa itu merupakan hari yang paling bagus untuk membersihkan keris.

4. Bedaya Ketawang

Bedaya Ketawang merupakan sebuah tarian sakral yang hanya dilakukan di kesultanan jawa yaitu Keraton Yogyakarta dan Keraton Solo. Budaya tari Bedaya Ketawang bertujuan untuk menyembah dan memuja sang pencipta. Tari ini pertamakali diciptakan oleh raja Mataram ketiga. Awal mula tarian ini dilakukan oleh 7 orang penari wanita. Namun di Keraton Solo kemudian diubah lagi, yaitu 8 putra, 8 putri, dan 1 penari gaib. Menurut budaya mereka 1 penari gaib tersebut merupakan perwujudan dari Nyai Roro Kidul penguasa Laut selatan.

Tarian ini dimainkan sekitar 5.5 jam. Para penonton tarian ini tidak diperbolehkan untuk makan dan berbicara, hanya diam dan menyaksikan setiap gerakan penari. Tari Bedaya Ketawang dibagi menjadi dua jenis yaitu Tari Bedoyo Ketawang Besar yang dipentaskan setiap 8 tahun sekali, sedangkan Tari Bedaya Ketawang kecil bisa di pentaskan pada penobatan raja atau pernikahan salah satu anggota kerajaan.

5. Seni tari

Tari merupakan kesenian yang disalurkan dari gerak tubuh yang ritmis, sehingga mengandung keselarasan dengan irama suatu gending. Dalam budaya jawa, jika seseorang ingin menari dia harus memiliki suatu tujuan, yaitu untuk menyatukan jiwanya dengan gending yang dialunkan.

Berikut merupakan tari yang berasal dari jawa tengah:

  • Tari Serimpi
  • Tari Bedaya
  • Tari Gambyong
  • Tari Golek
  • Tari Wireng
  • Tari Prawirayuda
  • Tari Wayang-Purwa Mahabarata-Ramayana

Nah itu diatas beberapa budaya masyarakat Jawa tengah yang populer hingga di pelosok negeri. Sebagai masyarakat Indonesia, khususnya Jawa tengah, tentu kita patut berbangga.

Baca Juga:

apakah sing terkenal ke mancanegara