Aneka Ragam Seni Budaya Jawa Timur Yang Populer

Seni Budaya Jawa Timur – Jawa timur adalah satu provinsi di pulau jawa yang memiliki wilayah paling luas dibandingkan dengan 5 provinsi lainnya.  Nah, berbicara mengenai propinsi Jawa timur, tentu tak bisa lepas dengan ragam budaya yang ada di dalamnya. Bahkan, beberapa jenis budaya yang ada di sana sudah terkenal hingga sampai diklaim oleh negara lain. Penasaran apa saja budaya Jawa timur yang populer tersebut?

Ragam Budaya Jawa Timur Yang Populer

1. Reog Ponorogo

Reog Ponorogo

Budaya asli Jawa timur yang populer, salah satunya adalah reog ponorogo. Dan budaya inilah yang beberapa tahun silam sempat di klaim oleh negara tetangga, Malaysia.  Sebenarnya seni budaya reog bukan hanya berasal dari Jawa timur saja, namun faktanya di provinsi lain, yaitu Jawa barat dan Jawa tengah juga terdapat seni budaya tari yang namanya juga reog. Jika reog yang ada di Jawa Barat, di bawakan oleh 4 orang pemain yang pemainnya membawa sebuah gendang. Sedangkan bila di Jawa tengah reog dikenal sebagai budaya kesenian yang ditampilkan 2 orang penari topeng.

Namun memang diantara jenis yang ada, reog dari Jawa Timur atau yang populer dengan Reog Ponorogo merupakan yang paling populer dan sudah terkenal di dunia. Dalam permainan reog Ponorogo ini menampilkan beberapa penari yang menggunakan topeng kepala singa dan bermahkotakan bulu merak. Dan berat dari topeng tersebut hingga bisa mencapai 50 kg bahkan ada juga yang lebih berat dari itu. Kebayang kan dengan beban segitu beratnya, pemain reog ponorogo masih bisa terlihat lincah dalam menampilkan gerakan atau tarian khasnya.

Dalam pementasan Reog ponorogo yang lengkap biasanya ada 2 sampai 3 bagian tarian pembuka. Pada sesi pertama biasanya akan muncul 6-8 penari yang terdiri dari para lelaki yang memakai baju serba hitam dan riasan wajah berpoleskan warna merah. Para penari ini melambangkan sosok sang singa yang berani. Kemudian pada sesi kedua akan puncul pengendara kuda wanita sekitar 6-8 penari. Pada tradisi kebudayaan reog ini biasanya para penunggang kuda tersebut disebut Jathilan. Dan selanjutnya akan muncul penari cilik yang memakai topeng, dan para penari cilik tersebut dikenal dengan sebutan Ganongan. Setelah seluruh sesi acara pembukaan selesai baru acara puncak atau inti akan ditampilkan.

2. Dongkrek

Dongkrek

Madiun merupakan sebuah kota/kabupaten yang tepatnya berada di sebelah utara kota magetan. Di Madiun ada sebuah pertunjukan hiburan yang sering mereka tampilkan diacara-acara kesenian budaya. Nama dari kesenian ini disebut Dongkrek. Pertama kali Dongkrek ditampilkan pada tahun 1867 disekitar daerah Caruban. Dongkrek merupakan kesenian budaya yang ditampilkan menggunakan topeng. ada 3 jenis topeng yang digunakan dalam pertunjukan yaitu topeng raksasa, topeng perempuan, dan topeng orang tua.

3. Ludruk

ludruk

Ludruk merupakan sebuah seni drama tradisional yang khas Jawa Timur. Dalam drama ini alur cerita lebih pada kehidupan di Istana. Namun seiring berkembangnya zaman Ludruk mulai menampilkan drama yang mengangkat kisah atau cerita masyarakat Jawa dalam kesehariannya. Dan selain itu dalam perkembangannya Ludruk juga mengangkat kisah kepahlawanan dan perjuangan saat menghadapi penjajah.

4. Kesenian Jaran Bodhag

Jaran Bodag

Kesenian Jaran Bodag adalah kesenian asli dari daerah Kota Probolinggo. Ada beberapa sumber yang menjelaskan bahwa kesenian ini merupakan kesenian turunan langsung dari “Jaran Kecak”. Walaupun diyakini sebagai seni turunan, namun ada beberapa perbedaan dari kesenian tersebut, salah satunya dalah dalam hal penggunaan kuda. Bila dalam kesenian Jaran Kecak kuda yang digunakan adalah kuda asli. Sedangkan untuk kesenian Jaran Bodhak sendiri kuda yang digunakan hanyalah tiruan. Kuda ini terbuat dari bahan-bahan alam misalnya kayu dan rotan. Kebudayaan seni Jaran Bodhag sendiri biasanya ditampilkan dalam bentuk arak-arakan masal yang didampingi alaunan musik kenong telo’ dan sronen.

Nah itu diatas beberapa macam budaya Jawa Timur yang populer dan hingga kini terus dijaga kelestariannya. Dan kita, sebagai generasi muda sudah merupakan kwajiban untuk melestarikan budaya-budaya tersebut.

Baca Juga:

macam macam budaya yang ada di jawa timur, kesenian daerah jawa timur